“
Alhamdulillah aku ke terima SBMPTN di
Universitas negeri malang!”
Saya bersyukur bahkan saya hampir menangis karena
diterima di Universitas yang berslogan
The learning university itu. Sebelum aku menginjakkan kaki ke UM itu. Saya
selalu ditanya ‘kuliah dimana? Jurusan apa?’. Dengan bangga aku menjawab ‘di UM
jurusan Geografi , fakultas ilmu sosial.’
Lalu mereka bertanya lagi
‘geografi? Mau jadi apa nanti?’. Mengapa
mereka mempertanyakan itu, jelas-jelas saya nanti akan menjadi ahli geografi.
Saya tahu mereka beranggapan bahwa saya nanti akan susah mencari kerjanya. Bahkan
mereka menyuruh saya untuk masuk ke manajemen atau PGSD saja.
Sungguh
patut dipertanyakan, mengapa mereka kebanyakan beranggapan bahwa lebih baik menjadi
profesi yang banyak diminati. Saya bukan menjelek-jelekkan suatu profesi atau
apapun, tapi kenyataan masyarakat memandangnya begitu. Bukankah dunia lengkap
karena banyaknya perbedaan? Bagaimana jika semua orang menjadi guru, PNS ,atau
akuntan siapa yang akan jadi presiden dan jajarannya? Atau siapa yang menjadi
ilmuwan, arkeologist dan antropologist? Siapa yang akan menjadi ahli geografi
untuk meramal cuaca, memperkirakan suatu bencana dan lain-lain. Memang profesi
yang dibanggakan oleh masyarakat itu yang tadi sangat penting, tapi menurut
saya, semua orang juga profesi saling memengaruhi dan saling membutuhkan.
Lebih
banyak perbedaan bukankah lebih indah? Saya bukan mau menjadi sangat berbeda tetapi,
dengan semangat, tekad dan rasa gatal
sangat ingin membanahi Indonesia yang kaya karena kondidsi geografisnya ini.
Sangat disayangkan Negara kita yang sangat subur dan kaya akan keanekaragaman
hayati ini tidak digunakan dengan maksimal, malah Negara lain yang menggunakan
kekayaan alam kita ini. Maka dari itu rasa gatal
yang sangat itu, saya tekadkan untuk
menjadikan Indonesia lebih baik lagi, saya ingin menjadi salah satu agent of change dari revolusi Indonesia yang lebih baik.
Semua
orang mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dan pada bidangnya masing-masing,
tetapi tidak semua orang memilih untuk bekerja dalam bidangya. Nah, saat ini
saya yakin kalau bidang saya berada disini, kepercayaan diri muncul sejak saya
tahu bahwa saya sangat menyukai pelajaran yang berhubungan dengan masyarakat
juga bumi. Setelah saya tahu kalau saya diterima di Universitas Negeri malang,
saya langsung mencari info tentang sarana dan prasarananya. Ternyata luar
biasa, laboratoruim yang ada di Fakultas Ilmu Sosial sangatlah lengkap,
ditambah lagi bangunan berlantai tujuh baru itu terlihat indah dengan paduan
garis ungu. dan juga ditunjang oleh dosen dan para pengajar yang berkualitas.
BELIEVE
AND GO ALL OUT, itulah yang selalu saya tanamkan dalam otak. Kemerindingan yang terasa setelah menyebutkan
sumpah mahasiwa didalam Graha Cakrawala bersama semua MABA yang ada. Saya
merasa’ inilah waktuku’, waktuku untuk mengubah dunia, menjadikan Indonesia
yang lebih baik. Mengubah lensa masyarakat kearah yang lebih luas. Lalu
mensejahterakannya dengan mengamalkan
ilmu yang akan saya pelajari di Universitas dengan SDM terbaik ke-4
tingkat nasional ini. Dan memaksimalkan dalam pengelolaan juga perbaikan
sumberdaya alam ini. . Karena itulah saya masuk Universitas Negeri Malang, Fakultas
Ilmu Sosial, Geografi. Jurusan saya ini hanya ada 4 di Indonesia yaitu UI, UGM,
UNNES, dan UM tercinta ini. Saya bangga mengenakan almamater berwarna biru
dongker tersebut.
‘SAYA BANGGA MENJADI
MAHASISWA GEOGRAFI, FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MALANG DI INDONESIA
INI.’
Dunia tunggu dan
saksikan saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar